![]() |
| Wadir II Bidang Keuangan dan SDM Poltek Prisain Dedeh Amanah, S.H., M.Kom. |
JURNAL KAMPUS
KARAWANG, majalahperjuangan.com – Kemeriahan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Kepribadian Bangsa Indonesia (Poltek Prisain) 2026 dimulai sejak Sabtu pagi (3/10/2026). Pukul 06.30 WIB, para mahasiswa baru berbaris rapi sesuai program studi masing-masing. Pembagian bekal ringan serta sorakan yel-yel yang dipandu panitia sukses membangun chemistry dan keakraban peserta sebelum memasuki Aula Poltek Prisain untuk pembukaan resmi pukul 08.00 WIB.
Dalam sesi pengenalan tata kelola kampus, Wakil Direktur II Bidang Keuangan dan SDM Poltek Prisain, Ibu Dedeh Amanah, S.H., M.Kom., (Biasa disapa Ibu Ama) memaparkan kesiapan operasional kampus dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa.
![]() |
| Mahasiswa baru, tampak semangat mengikuti acara PKKMB Poltek Prisain Tahun 2026. |
Ibu Ama menjelaskan tiga pilar utama penopang ekosistem pendidikan di Poltek Prisain, yaitu pengelolaan keuangan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Ketiga elemen ini dirancang secara terintegrasi guna menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan terarah.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Ama menekankan pergeseran paradigma peran mahasiswa. Jika dahulu mahasiswa cenderung diposisikan sebatas penerima layanan pendidikan, paradigma baru kini menempatkan mereka sebagai penggerak aktif yang berpartisipasi serta tumbuh secara profesional di dalam ekosistem kampus.
Selain itu, mahasiswa baru juga dibekali pemahaman mengenai regulasi serta alur pengelolaan keuangan kampus secara transparan dan akuntabel. Kejelasan sistem ini diharapkan memberikan rasa aman dan tenang bagi mahasiswa selama menempuh studi.
Sesi ini mempertegas bahwa pendidikan tinggi tidak sebatas aktivitas di ruang kelas. Lebih dari itu, ada tata kelola SDM, keuangan, serta sarana-prasarana yang bergerak berkesinambungan agar proses belajar berjalan optimal. Menjadi mahasiswa bukan sekadar mengikuti sistem, melainkan belajar menjadi bagian aktif dari ekosistem yang terus berkembang.
Reporter: Kania
Editorial: Redaksi majalahperjuangan.com


0 Komentar