![]() |
| Penandatanganan MoU Dirut Politeknik Kepribadian Liya Aulia, S.Hi.,M.Kesos bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat pada Jumat (25/9/2026) di Aula Kampus, |
LAPORAN KHUSUS
KARAWANG, majalahperjuangan.com — Langkah nyata kembali diukir Politeknik Kepribadian Karawang dalam menjembatani dunia akademik dengan dinamika industri modern. Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat pada Jumat (25/9/2026) di Aula Kampus, kedua lembaga resmi menyatukan langkah untuk mengoptimalkan platform digital guna menopang kualitas dan jangkauan siaran on-air.
Bukan sekadar seremonial di atas kertas, kerja sama strategis ini dirancang sebagai pijakan akselerasi bagi mahasiswa di tiga program studi unggulan Politeknik Kepribadian Karawang:
* Bisnis Digital: Mengasah kompetensi mahasiswa dalam strategi pemasaran digital, manajemen media sosial, hingga tata kelola produksi dan distribusi konten modern.
* Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL): Mendorong inovasi sistem, aplikasi pendukung penyiaran, serta integrasi teknologi informasi untuk memperluas daya jangkau siaran publik.
* Pembangunan Pedesaan dan Ekonomi Masyarakat (PPEM): Menguatkan arus informasi publik, mengangkat potensi ekonomi desa, serta mendorong pemberdayaan warga berbasis komunikasi komunitas.
![]() |
| Direktur Politeknik Kepribadian Karawang, Liya Aulia, S.HI., M.Kesos. |
Komitmen Kepemimpinan: Pendidikan Vokasi yang Relevan dan Berdampak
Menanggapi kolaborasi strategis ini, Direktur Politeknik Kepribadian Karawang, Liya Aulia, S.HI., M.Kesos., menegaskan bahwa kemitraan dengan KPID Jawa Barat merupakan milestone penting dalam reorientasi pendidikan vokasi di era transformasi digital.
"Penandatanganan kerja sama dengan KPID Jawa Barat ini merupakan langkah krusial bagi Politeknik Kepribadian Karawang. Kami menyadari betul bahwa dunia industri digital bergerak sangat cepat, dan lembaga pendidikan vokasi tidak boleh berjalan di tempat atau sekadar terjebak dalam teori semata," ujar Liya Aulia.
"Melalui sinergi ini, kami memastikan mahasiswa di program studi Bisnis Digital, TRPL, serta PPEM memiliki ruang aktualisasi yang nyata. Kampus kami tidak hanya mencetak lulusan berkualifikasi akademis, tetapi melahirkan talenta yang adaptif, paham dinamika media, serta siap menjadi pemantik perubahan di tengah masyarakat," tambahnya.
Menjangkau Desa, Mendorong Akselerasi
Lebih jauh, Liya Aulia menekankan pentingnya eksekusi berkelanjutan dari kolaborasi ini agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh para mahasiswa maupun masyarakat luas di wilayah Karawang dan sekitarnya.
Ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengasah keterampilan praktis, menguji gagasan inovatif, dan memahami standar profesionalisme industri penyiaran serta media digital secara langsung dari para praktisi.
"Khususnya melalui Prodi Pembangunan Pedesaan dan Ekonomi Masyarakat yang ditopang keandalan teknologi informasi, saya berharap sinergi ini mampu memperkuat literasi digital hingga ke pelosok desa, mempromosikan potensi lokal Karawang, dan menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan informasi publik yang berkualitas, terpercaya, serta mengedukasi," pungkas Liya Aulia.
Melalui kemitraan terpadu ini, Politeknik Kepribadian Karawang mempertegas posisinya sebagai institusi vokasi yang responsif dan adaptif. Pendidikan tidak lagi berjalan terisolasi di dalam ruang kelas, melainkan bergerak selaras dengan kebutuhan zaman demi melahirkan SDM unggul yang berkontribusi nyata bagi bangsa.
(Ahas/Red).


0 Komentar