LAPORAN KHUSUS
"Terus melangkah, berkarya, dan menginspirasi. Masa depan menanti..."
KARAWANG, majalahperjuangan.com — Pekik haru dan kebanggaan mengema di Aula Kampus Politeknik Kepribadian, Karawang, Jawa Barat. Sabtu, 26 September 2026, bukan sekadar tanggal di kalender akademik, melainkan panggung penahbisan bagi sebuah tonggak sejarah. Hari itu, sidang akhir dan yudisium Angkatan 2022 resmi menelurkan lulusan pertama—sebuah bukti nyata bahwa semangat belajar dan daya juang tak pernah mendustai hasil.
Delapan anak muda berdiri tegak. Mereka bukan sekadar menyandang gelar akademik baru, melainkan membawa pundak yang siap menopang harapan masyarakat. Enam di antaranya lahir dari Program Studi Pembangunan Pedesaan dan Ekonomi Masyarakat (PPEM) dengan gelar Sarjana Terapan Ekonomi (S.Tr.E.):
* Uu Sumirat, S.Tr.E.
* Fuziaty, S.Tr.E.
* Marpuah, S.Tr.E.
* Ergat Bustomy Ali, S.Tr.E.
* Asep Masnim, S.Tr.E.
* Iman Satroni, S.Tr.E.
Sementara dua lainnya menempa diri di garda depan transformasi zaman, Program Studi Bisnis Digital (Bisdig), meraih gelar Sarjana Terapan Bisnis (S.Tr.Bns.):
* Nasrullah, S.Tr.Bns.
* Muhammad Fariz Alfatah, S.Tr.Bns.
Napas Perjuangan dan Pesan Kebangkitan
Perjalanan melintasi bangku kuliah tidaklah ditempuh dengan kemudahan. Ia dipenuhi cucuran keringat, ketekunan, dan komitmen untuk terus mengasah kapasitas diri demi menjawab ketimpangan serta tantangan zaman.
Dalam riuh tepuk tangan dan pandangan penuh harapan, Direktur Politeknik Kepribadian, Liya Yulia, S.Hi., M.Kesos., menyampaikan amanat mendalam yang menegaskan roh perjuangan kampus ini:
"Pencapaian hari ini adalah buah dari perjuangan, dedikasi, dan kerja keras selama menempuh pendidikan. Semoga ilmu dan kompetensi yang diperoleh menjadi bekal untuk berkarya, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia profesional."
"Terus melangkah, berkarya, dan menginspirasi. Masa depan menanti..."
Menuju Gelanggang Nyata
Kini, tugas akademik telah usai, namun arena perjuangan sesungguhnya baru saja dimulai. Di satu sisi, para lulusan PPEM mengemban misi suci untuk menghidupkan urat nadi ekonomi desa, memperkuat benteng kemandirian warga dari akar rumput. Di sisi lain, lulusan Bisnis Digital hadir sebagai pelopor yang siap menembus arus modernisasi tanpa kehilangan pijakan karakter.
Lulusan perdana Politeknik Kepribadian telah membuktikan bahwa pendidikan vokasi berbasis karakter adalah jalan nyata mencetak keder-kader bangsa yang siap bertarung dan mengabdi. Selamat berjuang para lulusan! Jejak langkah kalian adalah obor penerang bagi generasi berikutnya.
(Ahasan/Red).

0 Komentar