Luluskan 1.517 Wisudawan, UNSIKA Kian Kokoh Melahirkan SDM Unggul dan Berkarakter


KARAWANG, majalahperjuangan.com — Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) kembali memanen buah dari komitmen panjangnya mencetak sumber daya manusia berdaya saing. Melalui Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode Agustus 2026 di Aula Syekh Quro, Selasa (11/8/2026), sebanyak 1.517 lulusan resmi dikukuhkan untuk siap terjun mengabdi di tengah masyarakat.


Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi tersebut. Dari total lulusan yang dikukuhkan, sebanyak 1.467 orang merupakan lulusan program Sarjana, 20 orang dari program Diploma, serta 30 lulusan program Magister. Merekalah wajah-wahaj baru intelektual yang lahir dari 9 fakultas di lingkungan UNSIKA.


Rincian lulusan kali ini tersebar dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 252 orang, Fakultas Agama Islam (229), Fakultas Teknik (234), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (207), Fakultas Ilmu Komputer (155), Fakultas Hukum (154), Fakultas Ilmu Kesehatan (121), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (127), hingga Fakultas Pertanian (38).


Dalam amanatnya, Rektor UNSIKA, Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para mahasiswa yang telah menuntaskan masa studinya. Ia menegaskan bahwa gelar akademik yang diraih bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal penafsiran ilmu di dunia nyata.


"Ilmu yang diperoleh di UNSIKA hendaknya tidak berhenti untuk diri sendiri. Jadikan itu sebagai daya dorong yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, hingga bangsa," ungkap Prof. Ade Maman penuh hangat.


Tidak sekadar membekali lulusan dengan kapasitas intelektual, Rektor juga menitipkan pesan moral yang menjadi kompas kehidupan. Ada tujuh prinsip mendasar yang ia tekankan kepada para alumnus: senantiasa bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbakti kepada orang tua, memperbanyak doa, gemar bersedekah, tak pernah berhenti menuntut ilmu, menjunjung tinggi disiplin, serta bijak dalam menikmati setiap liku proses kehidupan.


Langkah Terukur Menuju Perguruan Tinggi Berkelas

Momen wisuda ini sekaligus menjadi ajang pembuktian transformasi berkelanjutan yang diraih UNSIKA. Saat ini, kampus kebanggaan masyarakat Karawang tersebut telah memayungi 9 fakultas dengan 41 program studi—meliputi 3 prodi D3, 30 prodi S1, 1 prodi Profesi, serta 7 prodi S2.


Fondasi akademik itu diperkuat oleh jajaran pengajar berbobot. UNSIKA kini disokong oleh 5 Guru Besar, 35 Lektor Kepala, 358 Lektor, 143 Asisten Ahli, serta 104 tenaga pengajar. Akselerasi kualitas pendidik pun terus dipacu, di mana 4 Guru Besar dan 10 Lektor Kepala baru saat ini sedang dalam proses pengusulan ke Kementerian.


Secara kualifikasi pendidikan, kedalaman ilmu dosen UNSIKA kian teruji dengan hadirnya 181 dosen bergelar Doktor dan 465 dosen bergelar Magister, di samping 93 dosen lainnya yang kini tengah menempuh studi doktoral. Menariknya, jajaran pengajar tersebut merupakan lulusan dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di dalam negeri hingga luar negeri, seperti Taiwan dan Amerika Serikat.


Daya Tarik Tinggi dan Penguatan Fasilitas Usaha

Tingginya kepercayan publik terhadap UNSIKA pun terekam jelas pada ketatnya persaingan seleksi mahasiswa baru. Membuka akses melalui enam jalur—mulai dari SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, SMMPTN Barat, hingga jalur mandiri berbasis prestasi—UNSIKA diserbu oleh 35.570 pendaftar. Dari jumlah raksasa tersebut, hanya 4.023 mahasiswa baru yang berhasil tersaring, menegaskan posisi UNSIKA sebagai PTN favorit.


Langkah maju ini diimbangi dengan pembenahan ruang tumbuh mahasiswa. Sepanjang tahun 2025, UNSIKA terus mempercantik diri dengan membangun fasilitas strategis, seperti Gedung Serbaguna, Gedung Student Center, hingga ruang kelas kabin sementara, yang didukung modernisasi sistem informasi akademik serta keuangan. Ke depan, sarana olahraga seperti lapangan sepak bola terpadu juga siap dihadirkan demi menunjang kebugaran dan interaksi seluruh civitas akademika.


Menutup prosesi, senyum bahagia dan optimisme terpancar dari para wisudawan. UNSIKA tidak hanya melepas lulusan, tetapi menyerahkan tunas-tunas pemuda yang siap mengabdi untuk Indonesia. (IS/Red)

0 Komentar