Mencetak Generasi Unggul Berkarakter: SMAN 5 Karawang Bentuk Jiwa Pancawaluya Lewat MPLS



KARAWANG, majalahperjuangan.com – Langkah awal menuju masa depan yang gemilang resmi dimulai di SMAN 5 Karawang. Sebagai salah satu sekolah yang dipercaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyandang predikat Sekolah Manusia Unggul (MAUNG), SMAN 5 Karawang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan semangat baru yang inspiratif dan penuh kehangatan.


Predikat "MAUNG" bukan sekadar gelar, melainkan sebuah komitmen moral untuk mencetak generasi berprestasi, berintegritas, dan berkarakter kuat. Semangat inilah yang menyelimuti sebanyak 381 siswa baru saat mengikuti rangkaian MPLS bertajuk Pancawaluya.


Menanamkan Nilai, Membangun Karakter

Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu (15/7) melalui Upacara Pembukaan yang sarat makna. Penyematan atribut secara simbolis kepada perwakilan siswa baru menjadi penanda dimulainya perjalanan mereka di rumah belajar yang baru. Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat.


Ketua Panitia MPLS SMAN 5 Karawang, Maman Rohman, menjelaskan bahwa materi yang diberikan sengaja dirancang secara holistik—tidak hanya mengenalkan fisik sekolah, tetapi juga membentuk jiwa siswa.


 "Hari pertama diisi dengan pembekalan nilai-nilai Pancawaluya, tata tertib, hingga pembentukan karakter. Siswa juga diajak mengenal para guru pendidik serta memahami aturan penggunaan seragam agar rasa memiliki terhadap sekolah mulai tumbuh," ungkap Maman saat dikonfirmasi, Jumat (17/7).


Kemeriahan berlanjut pada hari kedua, Kamis (16/7). Diawali dengan senam pagi bersama, suasana riuh penuh keakraban makin terasa saat personel TNI dari Kodim 0604 Karawang hadir memberikan pembekalan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan. Lewat latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), penampikan yel-yel, dan sesi perkenalan, para siswa diajak mengasah kedisiplinan, kekompakan, serta rasa cinta tanah air.


Tak berhenti di situ, pada hari ketiga, Jumat (17/7), para peserta menerima pembekalan krusial dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Karawang mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, sebagai benteng perlindungan moral generasi muda.


Harapan Besar Kepala Sekolah

Di tengah antusiasme para siswa baru, Kepala SMAN 5 Karawang, Dr. Epul Saepul, menegaskan pentingnya proses adaptasi yang humanis dan bermakna. Menurutnya, MPLS adalah fondasi utama bagi para siswa untuk melangkah percaya diri sebagai bagian dari keluarga besar Sekolah Manusia Unggul.


Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari angka-angka akademis, melainkan dari kedalaman karakter dan keteguhan nilai yang dipegang para murid.


 "Melalui rangkaian kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan cepat dan nyaman di lingkungan sekolah. Mari kenali budaya SMAN 5 Karawang, tumbuhkan semangat belajar, dan raihlah prestasi setinggi-tingginya. Jadilah pribadi yang berkarakter tangguh sesuai nilai-nilai Pancawaluya," puji dan harap Dr. Epul Saepul penuh optimisme.


Dengan berakhirnya rangkaian MPLS Pancawaluya ini, 381 siswa baru SMAN 5 Karawang siap melangkah mantap, menembus batas, dan mengukir cerita perjuangan mereka demi menjadi Manusia Unggul masa depan.


(Ahmad Hasan).

0 Komentar