![]() |
| H. Kaemin Komarudin, disapa akrab H.Dewan Ledeng, anggota DPRD Karawang dari Fraksi Gerindra bersama warga bersihkan lingkungan. |
Oleh: Redaksi Majalah Perjuangan
KARAWANG – Matahari di ufuk timur belum lagi tinggi menyapa Jalan Kampung Secang, Kelurahan Mekarjati. Namun, pagi itu di Lingkungan RW 07, Karawang Barat, suasana sudah "panas". Bukan panas karena gesekan politik atau riuh rendah pengeras suara kampanye, melainkan panasnya semangat warga yang tengah berjibaku dengan ilalang dan saluran air yang tersumbat.
Di tengah kepulan debu dan deru mesin pemotong rumput, tampak seorang pria dengan pakaian santai yang sudah basah oleh peluh. Ia tidak sedang duduk di kursi empuk ruang sidang, melainkan menggendong mesin pemotong rumput, membabat semak yang menjadi sarang hama tikus. Sosok itu adalah H. Kaemin Komarudin, atau yang lebih karib disapa masyarakat dengan sebutan H.Dewan Ledeng.
Bagi anggota DPRD Karawang dari Fraksi Gerindra ini, jas dan dasi hanyalah atribut protokoler. Identitas sejatinya adalah pelayan rakyat. Pagi itu, ia menanggalkan sekat jabatan untuk menyatu dengan ritme kerja bakti warga.
![]() |
| H.Dewan Ledeng, bersama warga Gotong-royong bersihkan rumput di sepanjang Jalan Kampung Secang, Kelurahan Mekarjati. |
Kepemimpinan Tanpa Jarak
Melihat seorang wakil rakyat turun langsung mengangkat material dan membersihkan parit memberikan dampak psikologis yang luar biasa. Gotong royong yang sering dianggap sebagai artefak masa lalu, seolah hidup kembali dengan energi baru.
"Kami merasa tidak bekerja sendirian. Kehadiran Pak H. Dewan Ledeng di lapangan bukan cuma simbol, tapi suntikan semangat. Beliau membuktikan kalau membangun daerah itu harus bareng-bareng," cetus Karsum, Ketua LPM setempat, sambil menyeka keringat.
Partisipasi aktif H. Dewan Ledeng bukan sekadar aksi teatrikal. Ada tiga esensi penting yang ia bawa ke tengah lapangan:
1. Penyulut Motivasi: Ketika pemimpin mau kotor-kotoran, warga merasa dihargai dan tergerak untuk memberikan kontribusi serupa.
2. Akselerasi Swadaya: Pembangunan fasilitas lingkungan tidak selalu harus menunggu ketuk palu anggaran yang panjang. Dengan gotong royong, masalah di depan mata bisa selesai lebih cepat.
3. Dialog Organik: Di sela istirahat, sambil menyeruput kopi di pinggir jalan, aspirasi mengalir tanpa sekat birokrasi. Inilah ruang dengar pendapat yang paling jujur.
Menghidupkan Marwah Bangsa
Pria kelahiran Karawang, 18 Juli 1969 ini meyakini bahwa gotong royong adalah nyawa dari pembangunan berkelanjutan. Baginya, rasa memiliki terhadap daerah harus dimulai dari hal-hal kecil di gang-gang sempit.
"Ini adalah wujud nyata kepedulian kita. Gotong royong bukan hanya soal fisik, tapi soal rasa memiliki. Kita ingin menumbuhkan kembali sifat kebersamaan ini dalam setiap kegiatan masyarakat," tegas legislator yang kembali terpilih untuk periode 2024-2029 ini.
Rekam jejak H. Dewan Ledeng memang dikenal responsif. Mulai dari menerjang banjir di Mekarjati hingga mendampingi RT/RW menyelesaikan masalah sosial. Ia membuktikan bahwa kepercayaan publik tidak dibeli dengan janji, melainkan dirajut melalui kehadiran yang konsisten.
Catatan Redaksi: Meneladani Sang Pelayan
Apa yang dilakukan H. Dewan Ledeng di Kampung Secang adalah sebuah pesan kuat bagi kita semua. Bahwa kursi parlemen tidaklah sejauh yang dibayangkan dari dapur atau selokan rumah warga.
Kepemimpinan adalah tentang keteladanan. Saat seorang wakil rakyat memilih untuk menjemput aspirasi sambil menggendong mesin potong rumput, di sanalah marwah demokrasi kembali ke akarnya: Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Semoga deru mesin di Kampung Secang menjadi pemantik bagi gerakan gotong royong yang lebih luas di seluruh pelosok Karawang. Karena pembangunan sejati tak akan pernah tercapai tanpa jabat erat tangan antara pemimpin dan rakyatnya.
PROFIL TOKOH
* Nama: H. Kaemin Komarudin (H. Dewan Ledeng)
* Lahir: Karawang, 18 Juli 1969
* Partai: Gerindra
* Dapil: Karawang 1 (Karawang Barat, Telukjambe Timur, Telukjambe Barat, Pangkalan, Tegalwaru)
* Jabatan: Anggota DPRD Karawang (2019-2024 & 2024-2029)
* Karakter: Responsif, Humanis, & Aktif dalam Aksi Sosial.


0 Komentar