![]() |
| Kepala Desa Cadasmekar, Edin. |
Purwakarta, Majalah Perjuangan – Warga Desa Cadasmekar mendesak pihak PT PJB (Pembangkitan Jawa-Bali) untuk segera memperbaiki kerusakan parah akses jalan utama dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah tersebut, menyusul tingginya angka kecelakaan yang terus memakan korban luka hingga patah tulang.
Merespons desakan tersebut, pihak manajemen Corporate Social Responsibility (CSR) PJB secara resmi telah menemui Pemerintah Desa Cadasmekar pada Selasa (19/5/2026) untuk memastikan bahwa rangkaian perbaikan infrastruktur jalan tersebut dijadwalkan rampung pada tahun ini.
Kepala Desa Cadasmekar, Edin mengungkapkan bahwa jalur krusial tersebut sudah mengalami kerusakan struktural sejak satu tahun terakhir. Ironisnya, perbaikan menyeluruh terakhir kali hanya dilakukan saat adanya agenda kunjungan resmi Presiden Joko Widodo ke wilayah terkait, setelah itu jalan dibiarkan tanpa pemeliharaan permanen.
"Masyarakat mengeluh, bahkan pihak desa yang sering jadi sasaran protes warga karena jalan rusak ini persis di depan kantor desa. Padahal, jalan ini bukan ranah desa, melainkan mutlak wewenang dan tanggung jawab pihak PJB," ujar Edin saat diwawancarai media, Selasa (19/5).
Kondisi jalan yang berlubang dalam berdiameter melintasi 20 cm sangat bervariasi kerusakan nya. ditambah minimnya lampu penerangan pada malam hari telah memicu rentetan kecelakaan bagi pengendara yang melintas. Berdasarkan laporan internal desa, sejumlah korban dilaporkan mengalami luka lecet serius hingga insiden patah kaki akibat terperosok ke lubang jalan.
Perwakilan CSR PJB, Geraldi, menyatakan bahwa proses intervensi perbaikan saat ini sedang dilakukan secara berkala dan bertahap. Pihak perusahaan kini memprioritaskan penyelesaian pengaspalan di jalur arah Maniis terlebih dahulu. Setelah klaster tersebut selesai, pengerjaan akan langsung digeser untuk menuntaskan pengaspalan jalur utama arah Citeko yang melintasi depan Desa Cadasmekar beserta pemasangan fasilitas PJU baru.
Laporan: Ersan.

0 Komentar