KARAWANG, (MP).– Sektor peternakan bukan sekadar soal melepas hewan ke padang rumput; ia adalah soal presisi, kesehatan, dan manajemen yang tepat. Prinsip inilah yang dibawa oleh Bidang Peternakan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPKPP) Kabupaten Karawang saat menyambangi Kecamatan Batujaya, Kamis (2/4) lalu.
Langkah ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan respon cepat atas aspirasi para peternak setempat yang mendambakan pendampingan teknis. Dari pemeriksaan fisik domba hingga strategi budidaya bebek, Batujaya hari itu menjadi pusat "transfer ilmu" bagi para pejuang pangan lokal.
Bukan Sekadar Periksa, Tapi Menjaga Aset
Tim medis dari DPKPP Karawang terjun langsung menyisir kandang-kandang domba dan unggas milik warga. Fokusnya jelas: memastikan setiap ekor ternak dalam kondisi prima. Layanan yang diberikan meliputi:
* Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh: Mendeteksi dini potensi wabah.
* Booster Vitamin & Pengobatan: Memberikan asupan nutrisi tambahan dan mengobati hewan yang terindikasi sakit.
* Edukasi Preventif: Mengajarkan peternak cara mencegah penyakit sebelum menyerang, karena mencegah jauh lebih murah daripada mengobati.
"Kesehatan ternak adalah modal utama. Jika hewannya sehat, produktivitasnya pasti meningkat, dan ekonomi keluarga peternak pun ikut terangkat," ujar salah satu tim teknis di lapangan.
Revolusi Budidaya Bebek: Lebih Modern, Lebih Cuan
Tak hanya urusan medis, edukasi mengenai budidaya bebek juga menjadi primadona. Di sini, para peternak diajak untuk "naik kelas" melalui sesi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Materi yang dibedah pun sangat aplikatif, mulai dari:
1. Teknik Pemeliharaan: Pola asuh ternak yang efektif dan efisien.
2. Manajemen Pakan: Strategi pemberian pakan berkualitas tanpa menguras kantong.
3. Pengendalian Penyakit: Cara menangani kendala musiman pada unggas.
4. Optimasi Hasil: Teknik agar produksi telur atau daging bebek lebih maksimal.
Menariknya, suasana berlangsung cair. Para peternak bebas "curhat" mengenai kendala di lapangan dan langsung mendapatkan solusi dari para ahli.
Menuju Peternakan Berkelanjutan
Harapan besar digantungkan pada kegiatan ini. Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan, peternak di Batujaya tidak lagi hanya mengandalkan cara tradisional, tetapi mulai beralih ke metode yang lebih terukur.
Langkah jemput bola yang dilakukan DPKPP Karawang ini diharapkan menjadi pemantik bagi pengembangan usaha peternakan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Saat peternak paham teknis dan ternaknya sehat, Karawang pun semakin kokoh sebagai daerah dengan ketahanan pangan yang tangguh.
Pesan Kepala DPKPP Karawang untuk Peternak
Pesan dari Kepala DPKPP Kab. Karawang, Drs. Rohman, M.Si., terkait Program Membangun Kemandirian Peternak Karawang.
"Kegiatan yang baru saja kami laksanakan di Kecamatan Batujaya merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Daerah untuk hadir di tengah-tengah masyarakat. Kami menyadari bahwa peternakan bukan sekadar mata pencaharian, melainkan pilar penting ketahanan pangan daerah kita," ungkapnya kepada Redaksi Majalah Perjuangan, di ruang kerjanya. Senin (6/4/2026) siang.
Dalam kesempatan itu, Rohman menyampaikan tiga pesan utama untuk seluruh peternak,
1. Jadilah Peternak yang Terbuka pada Ilmu: Dunia peternakan terus berkembang. Melalui KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) yang kami berikan, saya harap bapak dan ibu tidak lagi hanya mengandalkan kebiasaan lama, tetapi mulai menerapkan teknik budidaya yang lebih modern, higienis, dan efisien.
2. Kesehatan Ternak adalah Investasi: Jangan menunggu ternak sakit baru bertindak. Pencegahan melalui sanitasi kandang yang baik dan pemberian vitamin adalah kunci. Jika ada kendala kesehatan di lapangan, jangan ragu untuk berkoordinasi dengan petugas lapangan kami di Bidang Peternakan. Kami ada untuk melayani Anda.
3. Bangun Sinergi dan Kolektivitas: Saya sangat mengapresiasi para peternak di Batujaya yang bergerak secara proaktif mengajukan permohonan pendampingan. Saya ingin semangat ini menular ke kecamatan lain. Dengan berkelompok dan saling berbagi informasi, kita akan lebih kuat dalam menghadapi tantangan pasar dan penyakit.
Dikatakan Rohman, Pemerintah Kabupaten Karawang melalui DPKPP akan terus berupaya memberikan dukungan teknis dan layanan kesehatan hewan secara berkelanjutan.
"Mari kita jadikan Karawang bukan hanya pusat industri manufaktur, tapi juga lumbung ternak yang produktif dan membanggakan," ujarnya
"Mari kita beternak dengan cerdas, agar hasilnya lebih berkualitas dan keluarga pun lebih sejahtera," pungkas Kepala DPKPP Karawang, yang dikenal supel bergaul ini, dengan nada optimis.
Sumber: c:Shofa (Instagram @dpkppkrwkab)
Editor: Ahmad Hasan S.

0 Komentar