
Siswa dan siswi kelas 9 tampak fokus dan semangat melaksanakan TKA.
KARAWANG, (MP). — Derap langkah siswa menuju ruang ujian di SMPN 1 Rawamerta, Senin (6/4/2026), terasa berbeda. Bukan sekadar rutinitas akademik, hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi momentum penting yang memantik semangat baru bagi ratusan siswa kelas IX.
Kepala SMPN 1 Rawamerta, Kateni, S.Pd., menyampaikan bahwa sebanyak 350 siswa mengikuti TKA yang digelar mulai 6 hingga 16 April 2026. Seluruh peserta dibagi ke dalam tiga ruangan yang telah dipersiapkan secara matang guna memastikan kelancaran ujian berbasis digital tersebut.
“Peserta TKA ada 350 siswa kelas 9, terbagi dalam tiga ruangan. Pelaksanaan dimulai tanggal 6 sampai 16 April 2026,” ujar Kateni saat ditemui Redaksi Majalah Perjuangan.
![]() |
| Kepala SMPN 1 Rawamerta, Kateni, S.Pd. |
Pelaksanaan hari pertama berlangsung tertib dan kondusif. Hal ini tidak lepas dari berbagai persiapan yang telah dilakukan sebelumnya, mulai dari try out hingga gladi bersih yang difasilitasi Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. Langkah tersebut menjadi kunci dalam memastikan kesiapan teknis, baik dari sisi siswa maupun infrastruktur pendukung.
Secara umum, pelaksanaan TKA tahun ini merupakan bagian dari agenda nasional yang berlangsung pada 6–16 April 2026. Di Karawang, pengawasan juga dilakukan secara ketat, termasuk peninjauan langsung guna menjamin keamanan soal serta stabilitas sistem ujian berbasis komputer.
Lebih dari sekadar evaluasi akademik, Kateni melihat TKA sebagai titik awal untuk membangun motivasi belajar siswa. Ia menaruh harapan besar agar pengalaman mengikuti TKA pertama ini mampu menumbuhkan semangat baru di kalangan peserta didik.
“Harapan ke depannya, pelaksanaan TKA kali pertama ini menjadi pemicu anak didik kelas 9 lebih semangat belajar lagi,” tuturnya.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi sangat penting, terutama bagi siswa yang memiliki target melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri melalui jalur prestasi. TKA, dalam konteks ini, bukan hanya ujian, melainkan juga pijakan untuk meraih peluang yang lebih luas di jenjang berikutnya.
“Terutama bagi anak didik yang ingin melanjutkan ke sekolah negeri yang menjadi pilihannya melalui jalur prestasi,” tambahnya.
Dengan sistem pengamanan berlapis yang telah disiapkan pemerintah serta adanya skema ujian susulan bagi siswa yang berhalangan, pelaksanaan TKA di Karawang pada hari pertama ini menunjukkan kesiapan yang cukup solid.
Di tengah perubahan sistem evaluasi pendidikan, SMPN 1 Rawamerta menegaskan komitmennya: menjadikan setiap proses sebagai ruang tumbuh bagi siswa. TKA bukan sekadar akhir dari perjalanan di bangku SMP, melainkan awal dari langkah panjang menuju masa depan yang lebih cerah.***
Laporan: Daryadi
Editor: Ahmad Hasan S

0 Komentar