KARAWANG, (MP). – Pagi itu, semilir angin di lobi kampus Institut Agama Islam Rakeyan Santang (IRAKS) terasa sejuk, senada dengan suasana ruangan yang tertata rapi. Di salah satu sudutnya, Hendar, S.E., S.AP., M.Sc., M.H., atau yang akrab disapa Kang Hendar, menyambut kedatangan kami dengan senyum hangat dan jabat tangan erat, Rabu (1/4/2026).
Di balik setelan rapinya, Rektor IRAKS ini menyimpan sebuah narasi besar tentang pengabdian dan janji suci. Bagi Kang Hendar, kampus yang berlokasi di Jalan Raya Lingkar Tanjungpura-Lamaran, Karawang Timur ini, bukan sekadar lembaga pendidikan tinggi, melainkan wujud nyata dari sebuah wasiat.
Dari Wasiat Menjadi Berkat
Perjalanan IRAKS tidaklah instan. Kang Hendar mengisahkan bahwa kampus ini bermula dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Rakeyan Santang yang dirintis sejak Agustus 2016. Namun, di balik angka-angka tahun tersebut, ada dorongan spiritual yang jauh lebih kuat.
"Pendirian institut ini didorong oleh semangat menjalankan wasiat dari orang tua. Tujuannya satu: memberikan kontribusi ilmu pengetahuan yang lebih luas dan pengembangan umat, khususnya umat Islam," ujar Kang Hendar dengan nada suara yang tenang namun penuh penekanan.
Ia mengakui, membangun sebuah institusi dari nol hingga kini bertransformasi menjadi Institut bukanlah perkara mudah. Badai tantangan kerap datang silih berganti.
"Salah satu wujud dari wasiat itu adalah mendirikan perguruan tinggi. Walaupun menghadapi berbagai tantangan, alhamdulillah Institut Agama Islam Rakeyan Santang mampu berdiri tegak hingga saat ini," lanjutnya.
Transformasi Menuju "IRAKS"
Sejarah mencatat lompatan besar institusi ini pada 27 Oktober 2025. Melalui Keputusan Menteri Agama RI (KMA) No. 1661 Tahun 2025, STIT Rakeyan Santang resmi naik kelas menjadi Institut Agama Islam Rakeyan Santang (IRAKS).
Peningkatan status ini membawa tanggung jawab baru bagi Kang Hendar. Ia bermimpi lulusan IRAKS tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga mampu menjadi representasi wajah Islam yang menyejukkan.
"Dengan semangat itu, diharapkan Islam sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin bisa ditampilkan lewat karya-karya, ilmu pengetahuan, dan prestasi-prestasi para lulusan kami," harapnya.
Mencetak Generasi Unggul dan Religius
Kini, IRAKS hadir dengan beragam program studi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan basis keislaman yang kuat, kampus ini berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dan kompetitif, tetapi juga religius dan berbudaya.
Program Studi yang Ditawarkan:
* Sarjana (S1): Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam, serta Manajemen Bisnis Syariah.
* Pascasarjana (S2): Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Tak hanya berfokus pada ruang kelas, IRAKS juga aktif dalam pengembangan Kurikulum Berbasis Islam, berbagai seminar pendidikan, hingga menjalin kemitraan strategis melalui LPTNU.
Bagi masyarakat yang ingin menjadi bagian dari perjalanan inspiratif ini, IRAKS telah membuka pintu pendaftaran mahasiswa baru. Calon mahasiswa dapat mendaftar secara offline dengan datang langsung ke kampus, maupun secara online melalui laman pmb.rakeyansantang.ac.id.
Di akhir perbincangan, Kang Hendar kembali menegaskan bahwa setiap sudut bangunan ini adalah bagian dari ikhtiar panjang untuk memuliakan ilmu. Sebuah wasiat yang kini telah tumbuh menjadi pohon rimbun, siap menaungi generasi muda Karawang dan sekitarnya.
Laporan: Daryadi
Editor: Ahmad Hasan S.

0 Komentar