KARAWANG – Matahari pagi di Dusun Pasirtalaga bersinar begitu cerah, seolah ikut memberikan restu bagi 64 siswa kelas 6 SDN Pasirtalaga II. Hari itu, bukan sekadar hari sekolah biasa. Dengan seragam putih-merah yang rapi, anak-anak ini sedang berjuang meniti jembatan masa depan melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Pelaksanaan TKA yang berlangsung selama dua hari, 22-23 April 2026, membagi para siswa ke dalam empat sesi. Suasana hening namun penuh konsentrasi menyelimuti ruangan. Jemari mungil mereka dengan lincah menari di atas keyboard laptop, menatap layar dengan penuh kesungguhan.
Kejujuran adalah Fondasi Utama
Kepala SDN Pasirtalaga II, Jenal, S.Pd., memantau langsung jalannya ujian. Baginya, TKA bukan sekadar angka di atas kertas digital, melainkan ujian integritas.
"Kami berharap siswa-siswi mendapatkan nilai murni. Hasil yang mereka peroleh adalah potret nyata dari kemampuan dan kerja keras mereka sendiri," ujar Jenal dengan nada optimis.
Beliau menekankan bahwa persiapan matang dan semangat tinggi adalah kunci. Nilai yang baik hanyalah bonus dari sebuah proses belajar yang jujur. Harapannya satu: bekal akademis ini mampu mengantarkan anak-anak Pasirtalaga melenggang ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan kepala tegak.
Mimpi Memiliki 'Sayap' Sendiri
Namun, di balik semangat yang berkobar, terselip sebuah realita perjuangan yang nyata. Untuk melaksanakan TKA berbasis digital ini, SDN Pasirtalaga II harus berupaya ekstra. Sebanyak 17 unit laptop yang digunakan saat ini merupakan pinjaman dari SMPN setempat.
Ini adalah kali pertama sekolah menyelenggarakan TKA secara mandiri, meski fasilitas belum sepenuhnya milik sendiri. Jenal tak menampik adanya harapan besar agar sekolahnya bisa segera mandiri secara infrastruktur.
![]() |
| Kepala SDN Pasirtalaga II, Jenal, S.Pd. |
"Kami sangat berharap kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang untuk dapat memberikan bantuan unit laptop. Jika fasilitas memadai, tentu pelaksanaan TKA di masa mendatang akan jauh lebih optimal dan anak-anak bisa belajar lebih maksimal," pungkasnya menutup pembicaraan.
Catatan Redaksi:
Perjuangan SDN Pasirtalaga II adalah cermin dari semangat pendidikan di pelosok Karawang. Meski harus meminjam "sayap" untuk terbang, tekad mereka tidak luntur. Dukungan dari pemangku kebijakan sangat dinanti demi mencetak generasi emas dari Desa Pasirtalaga.
---
Laporan: Daryadi
Editor: Ahmad Hasan S




0 Komentar