![]() |
| Kepala SMPN 8 Karawang Barat, H. Mamay Abdullah, S.Pd., M.Pd saat mengawasi pelaksanaan TKA. |
KARAWANG, (MP). – Deru napas konsentrasi menyelimuti selasar SMPN 8 Karawang Barat pada Rabu (8/4). Di balik layar monitor, ratusan siswa kelas 9 tengah bergelut dengan barisan soal dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA). Bukan sekadar rutinitas tahunan, bagi mereka, ini adalah langkah awal menentukan arah masa depan.
Tim Redaksi Majalah Perjuangan yang berkesempatan memonitoring langsung pelaksanaan ujian melihat suasana yang tertib dan penuh optimisme. Sejak dimulai pada 6 April lalu, sekolah ini tampak sangat siap mengawal proses pemetaan kemampuan para siswanya.
Pemetaan yang Presisi
Kepala SMPN 8 Karawang, H. Mamay Abdullah, S.Pd., M.Pd, menyambut hangat kunjungan kami. Di tengah kesibukannya memantau jalannya ujian, ia menjelaskan bahwa TKA kali ini diikuti oleh 205 siswa.
![]() |
| Siswa dan siswi SMPN 8 Karawang, tampak fokus dan antusias. |
"Dari total peserta, ada satu siswa yang berhalangan hadir karena harus menjalani perawatan medis di luar kota. Kami mendoakan yang terbaik agar yang bersangkutan lekas pulih," ujar H. Mamay dengan nada empatik.
Pelaksanaan TKA di SMPN 8 Karawang Barat dijadwalkan berlangsung hingga 9 April mendatang. Mengingat jumlah peserta dan ketersediaan perangkat, pihak sekolah membagi ujian ke dalam tiga sesi setiap harinya. Langkah ini diambil guna memastikan koneksi dan fokus siswa tetap terjaga optimal.
Tiket Menuju Sekolah Impian
Bagi H. Mamay, TKA bukan sekadar angka di atas kertas. Ia memandang ujian ini sebagai instrumen penting untuk "memotret" sejauh mana kompetensi yang telah diserap siswa selama tiga tahun duduk di bangku SMP.
Hasil dari "potret" akademik ini nantinya akan menjadi modal berharga bagi siswa. Sertifikat hasil nilai ujian yang diterbitkan pun tidak main-main karena telah memenuhi Standar Nasional.
"Hasil TKA ini nantinya bisa dijadikan dasar bagi anak didik kami untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama bagi mereka yang mengincar sekolah negeri melalui jalur prestasi akademik," jelasnya lugas.
Harapan Baru
Dengan sertifikat berstandar nasional di tangan, para lulusan SMPN 8 Karawang Barat diharapkan memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk bersaing. TKA bukan lagi dianggap sebagai beban, melainkan jembatan emas menuju bangku SMA atau SMK impian.
Sore itu, saat sesi terakhir usai, raut lelah namun lega terpancar dari wajah para siswa. Di pundak mereka, harapan orang tua dan guru dititipkan. Dan di SMPN 8 Karawang, langkah menuju cita-cita itu baru saja dimulai dengan satu potret akademik yang akurat.
Laporan: Daryadi
Editor: Ahmad Hasan S.


0 Komentar