MADRASAH BERSINAR: Bukti Nyata Mental Juara Siswa MAN Bandung Barat di FLS3N 2026


BANDUNG BARAT
 – Siapa bilang siswa madrasah hanya jago di bidang agama? Anggapan itu resmi patah. Di bawah langit Cisarua, Sabtu (25/4/2026), kontingen MAN Bandung Barat menghentak panggung Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Bandung Barat. Bukan sekadar tampil, mereka pulang membawa bukti: madrasah adalah gudang talenta berbakat.


Di tengah kepungan 316 peserta dari SMA dan MA se-Kabupaten Bandung Barat, mental petarung siswa MAN Bandung Barat tak goyah. Hasilnya? Tiga gelar juara berhasil diamankan dalam genggaman.




Seni yang Bicara, Bakat yang Menang
Persaingan di SMAN 1 Cisarua hari itu sungguh sengit. Ada 16 cabang lomba yang menjadi medan laga kreativitas. Namun, dua srikandi madrasah berhasil memuncaki podium tertinggi:

1. Shifa Rahmayanti: Menyabet Juara 1 Cabang Kriya. Ketelitian dan estetikanya menjadi yang terbaik.
2. Azizah Dinar Fauziah: Menasbihkan diri sebagai Juara 1 Solo Gitar. Petikan dawainya sukses memukau dewan juri di tengah persaingan 15 gitaris handal lainnya.
3. Nidhifah Nur Rifdah: Melengkapi kemenangan dengan meraih Juara Harapan 2 Fotografi.


"Saya bersyukur sekali. Persaingannya ketat, tapi berkat latihan konsisten dan bimbingan bapak-ibu guru, saya bisa memberikan yang terbaik. Ini baru awal untuk terus berkembang," ungkap Azizah dengan mata berbinar.




Proses Tak Pernah Khianat
Keberhasilan ini bukan jatuh dari langit. Ada keringat, disiplin, dan komitmen panjang di baliknya. Vina Noviana, S.Pd., sang koordinator pembimbing, menegaskan bahwa kemenangan ini adalah buah dari kerja keras tim yang solid.


Dukungan penuh juga mengalir dari Kepala MAN Bandung Barat, H. Ali Mursid, M.M.Pd. Beliau menegaskan bahwa madrasah kini telah bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang kompetitif di segala lini.


"Prestasi ini bukti nyata bahwa siswa kami punya daya saing kuat. Tidak cuma akademik, tapi seni dan sastra kita pun bicara. Kami akan terus dukung dan fasilitas setiap potensi yang ada," tegasnya bangga.


Inspirasi untuk Semua
Kemenangan Shifa, Azizah, dan Nidhifah bukan hanya milik MAN Bandung Barat, tapi menjadi pesan kuat bagi seluruh siswa madrasah di Indonesia: Jangan pernah merasa kerdil di tengah dominasi sekolah umum.


FLS3N 2026 telah menjadi saksi bahwa kreativitas tidak mengenal batas label sekolah. Selama ada kemauan untuk berlatih dan keberanian untuk mencoba, panggung juara selalu terbuka bagi siapa saja.


Teruslah berkarya, siswa-siswi Madrasah! Hari ini tingkat kabupaten, esok tingkat nasional, lusa dunia yang akan bertepuk tangan.


---
Laporan: Ali Akbar
Editor: Ahmad Hasan S.

0 Komentar