Tak Ada Panggung di Tangkolak, Bupati Aep Pilih Turun Langsung Jaga Kelestarian Mangrove


Karawang, MajalahPerjuangan.com
– Gerimis yang membasuh pesisir utara Karawang pada Sabtu (7/2/2026) pagi itu tak menyurutkan langkah Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh. Tanpa sekat protokoler yang kaku, ia bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) justru menyusuri akar-akar bakau di Kawasan Ekowisata Mangrove, Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta.


Mengenakan pakaian lapangan, mereka bukan datang untuk memotong pita atau berdiri di atas panggung seremoni. Sebaliknya, Bupati Aep, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto, hingga Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin, S.Pd.I, SH, MH, langsung membungkuk memunguti sampah yang terselip di antara vegetasi mangrove.



Aksi ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Sebuah gerakan yang kini tengah masif didorong untuk memastikan kelestarian lingkungan, terutama di titik-titik vital wisata pesisir.


Bukan Sekadar Seremonial

Bupati Aep menegaskan bahwa kehadirannya bersama seluruh elemen pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati H. Maslani dan jajaran OPD, adalah bentuk ketaatan atas instruksi pusat. Gerakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI dalam Rapat Koordinasi Nasional beberapa waktu lalu.


Namun, bagi Aep, esensinya lebih dari sekadar menjalankan tugas birokrasi. Ia ingin menunjukkan bahwa menjaga alam tidak bisa dilakukan dengan instruksi di balik meja.


"Presiden menegaskan Indonesia harus asri, dan hari ini kita buktikan di Karawang. Hadir ke Tangkolak bukan untuk seremonial, tapi kerja nyata. Kebersihan ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan wisatawan," tegas Bupati Aep di sela-sela kegiatannya.


Kolaborasi di Hari Libur

Pemandangan di Tangkolak pagi itu mencerminkan integrasi yang kuat. Meski jatuh pada hari libur, para pejabat teras hingga camat se-Kabupaten Karawang tampak kompak membaur. Keterlibatan TNI-Polri melalui Danyon 305/Tengkorak dan Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, mempertegas pesan bahwa urusan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif.


Bagi Pemkab Karawang, memulihkan wajah pesisir dari sampah plastik adalah investasi jangka panjang bagi ekowisata. Dengan kondisi lingkungan yang bersih, Tangkolak diharapkan mampu menarik lebih banyak pelancong, yang pada akhirnya akan menggerakkan roda ekonomi warga lokal.


Gerakan Indonesia ASRI di Karawang hari ini bukan sekadar tentang membuang sampah, melainkan tentang menanamkan kembali kesadaran bahwa keindahan pesisir adalah warisan yang harus dijaga dengan tangan terbuka—bahkan saat hujan turun sekalipun.***


Editor: Ahmad Hasan S.

0 Komentar