Polres Karawang Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis: Mudik Tenang, Motor Aman
Karawang, MajalahPerjuangan.com – Menjelang musim mudik Lebaran 2026, Kabupaten Karawang mulai memperketat penjagaan di titik-titik krusial. Sebanyak 1.756 personel gabungan resmi diterjunkan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta keamanan masyarakat yang melintasi wilayah penyangga ibu kota ini.
Pengerahan pasukan ini ditandai dengan apel gabungan yang digelar di Mapolres Karawang, Kamis (12/03/2026). Ribuan personel tersebut merupakan kolaborasi antara Polri, TNI, serta berbagai instansi mulai dari Dishub, Satpol PP, hingga relawan kesehatan.
Pemetaan Pos dan Pelayanan
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, menjelaskan bahwa operasi kemanusiaan ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Untuk memayungi pergerakan pemudik, pihak kepolisian telah memetakan sejumlah titik strategis.
"Kami menyiagakan 17 pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah Karawang. Selain itu, ada empat pos pelayanan di titik lelah, yakni di Rest Area KM 57, KM 62, KM 42, serta Bundaran Ciplaz," ujar Fiki.
Tak hanya itu, sebuah Pos Terpadu juga didirikan di kawasan Galuhmas sebagai pusat kendali dan pelayanan utama bagi para pemudik yang membutuhkan bantuan cepat di tengah perjalanan.
Mudik Tenang, Kendaraan Aman
Satu terobosan yang menarik perhatian adalah penyediaan layanan penitipan kendaraan gratis. Bagi warga Karawang yang ingin pulang kampung tanpa membawa kendaraan pribadi, Polres Karawang membuka pintu bagi masyarakat yang ingin menitipkan motor atau mobil mereka di Mapolres maupun Polsek terdekat.
"Layanan ini kami sediakan agar warga bisa mudik dengan perasaan tenang. Tidak perlu khawatir dengan keamanan kendaraan yang ditinggalkan di rumah," tambah Fiki.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang turut hadir dalam apel tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan seluruh unsur yang terlibat. Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan mudik di Karawang yang merupakan jalur nadi utama di Jawa Barat.
Dengan persiapan matang ini, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan kenyamanan pemudik tetap terjaga hingga sampai di kampung halaman.***
Laporan; Hamid
Editor: Ahmad Hasan S.



0 Komentar