
Bupati Karawang H.Aep Syaepuloh
Karawang, MajalahPerjuangan.com – Suasana hangat menyelimuti Masjid Jamie Al-Hidayah, Desa Kosambibatu, Kecamatan Cilebar, Rabu (25/2/2026) malam. Di bawah pendar lampu masjid yang teduh, jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar titik ketiga agenda Tarawih Keliling (Tarling). Namun, malam itu bukan sekadar ritual ibadah formal; ia menjadi ruang temu lintas generasi dan profesi.
Acara dibuka dengan gerak kepedulian dari Inspektorat Karawang yang membagikan 700 paket takjil bagi warga. Esensi Ramadhan sebagai bulan berbagi pun semakin terasa saat Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menyerahkan bantuan sosial secara simbolis.
![]() |
| Bupati H. Aep Syaepuloh, serahkan bantuan sosial secara simbolis. |
Penerimanya adalah mereka yang selama ini menjadi tulang punggung spiritual masyarakat: para guru ngaji, tenaga pendidik di TPQ, MTS, MI, DTA, hingga para amil dan marbot masjid. Tak hanya itu, perwakilan DKM dari wilayah Cilebar, Kutawaluya, hingga Rengasdengklok turut menerima dukungan untuk operasional rumah ibadah.
Transformasi Anak Muda
Salah satu momen paling berkesan dalam arahan Bupati malam itu adalah apresiasi khusus bagi Karang Taruna Pusaka Jaya Utara. Kelompok pemuda ini tidak hanya hadir sebagai pelengkap administratif, tetapi melakukan aksi nyata penyelamatan lingkungan dan sosial, bahkan berencana menghibahkan unit mobil kepada Pemerintah Daerah.
![]() |
| Gerak kepedulian dari Inspektorat Karawang membagikan 700 paket takjil bagi warga bersama Bupati H.Aep, Ketua DPRD Karawang H.Endang Sodikin dan unsur Forkopimda. |
Bagi Aep, fenomena ini adalah sinyal positif kebangkitan peran pemuda di level akar rumput.
“Karang Taruna hari ini telah berubah. Mereka kini menjadi wadah nyata bagi desa dan masyarakat, mulai dari aksi sosial hingga gerakan membersihkan masjid,” ujar Bupati dengan nada bangga.
Menepis Cemas Lewat UHC
Di hadapan tokoh masyarakat dan tokoh agama, Bupati juga membawa kabar baik mengenai penguatan jaring pengaman sosial. Karawang dijadwalkan menerima kunjungan Menteri Sosial dan Menteri Desa esok hari untuk sinkronisasi data Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Di tengah proses pembenahan data tersebut, Bupati menenangkan warga agar tidak perlu risau terkait akses kesehatan. Karawang telah memegang status Universal Health Coverage (UHC).
"Masyarakat tidak perlu khawatir. Karawang telah mencapai status UHC, yang artinya akses layanan kesehatan bagi warga tetap terjamin dan menjadi prioritas utama kami," tegasnya.
Malam di Kosambibatu pun ditutup dengan doa bersama. Sebuah pesan tersirat dikirimkan dari beranda masjid: bahwa membangun daerah bukan hanya soal aspal dan semen, tapi tentang menjaga martabat mereka yang mengabdi di jalan sunyi dan merangkul pemuda untuk kembali ke desa.***
Editor: Ahmad Hasan S.


0 Komentar