
Ketua DPRD Kang HES bersama Bupati Karawang H.Aep Syaepuloh berbagi takjil kepada warga di Kecamatan Cilebar.
Karawang, MajalahPerjuangan.com – Di balik gemuruh pembangunan industri, Kabupaten Karawang terus merawat denyut spiritualitasnya. Masjid Jamie Al-Hidayah di Desa Kosambibatu, Kecamatan Cilebar, menjadi saksi bisu betapa hangatnya dialog antara pemimpin dan rakyat dalam agenda Tarawih Keliling (Tarling) titik ketiga, Rabu (25/2/2026) malam.
Kehadiran jajaran Forkopimda malam itu bukan sekadar formalitas protokoler. Bagi Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin (HES), momen ini adalah ruang tunggu yang paling jujur untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keresahan sekaligus harapan masyarakat di tingkat akar rumput.
Di sela pembagian bantuan sosial bagi para guru ngaji, marbot, dan amil, Endang memberikan sorotan tajam namun mengapresiasi atas transformasi sosial yang sedang terjadi di Karawang, khususnya peran anak muda.
Pemuda Bukan Penonton
Kang HES (sapaan akrabnya_red) menggarisbawahi pernyataan Bupati Aep Syaepuloh mengenai geliat Karang Taruna Pusaka Jaya Utara. Menurutnya, ketika sebuah organisasi pemuda sudah bergerak melakukan aksi sosial hingga menghibahkan kendaraan untuk kepentingan publik, itu adalah tanda bahwa demokrasi di tingkat desa sedang sehat.
"Kegiatan Tarling ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami di DPRD sangat mengapresiasi transformasi Karang Taruna yang kini lebih berdaya dan solutif; ini adalah aset besar bagi pembangunan desa," ujar Kang HES.
Kang HES memandang bahwa keterlibatan aktif generasi muda dalam merawat masjid dan lingkungan adalah fondasi penting dalam membangun karakter daerah.
Mengawal Hak Sehat Warga
Selain soal pemuda, Kang HES juga memberikan perhatian serius pada rencana kunjungan Menteri Sosial dan Menteri Desa esok hari terkait sinkronisasi data Penerima Bantuan Iuran (PBI). Baginya, data adalah kunci agar keadilan sosial tidak hanya menjadi slogan di atas kertas.
Ia menegaskan komitmen legislatif untuk memastikan status Universal Health Coverage (UHC) Karawang benar-benar menjadi perisai bagi warga yang kurang mampu.
"Terkait sinkronisasi data PBI, kami di DPRD akan terus mengawal agar hak kesehatan warga melalui status UHC benar-benar dirasakan tanpa kendala birokrasi. Mari kita jaga keberkahan Ramadhan ini dengan memperkuat gotong royong dan memastikan pelayanan publik tetap prima," tambahnya.
Malam itu, Tarling di Cilebar berakhir dengan pesan kuat: bahwa antara kebijakan di gedung parlemen dan realitas di teras masjid harus selalu ada jalinan yang erat. Di bawah naungan kubah Al-Hidayah, silaturahmi malam itu tidak hanya mengisi batin, tapi juga menguatkan komitmen untuk Karawang yang lebih inklusif.***
Editor: Ahmad Hasan S.
0 Komentar