Enam Aspirasi Forum Anak Rawamerta: Dari Transformasi Digital hingga Transportasi Pelajar yang Terjangkau

Ketua Forum Anak Rawamerta, Kania serahkan dokumen aspirasi kepada Pemkab Karawang yang diwakili oleh Kepala DPKPP H. Rochman. 


#Musrenbang RKPD Kab. Karawang 2027: Zilenial Rawamerta Titipkan Masa Depan Generasi Muda dan Pelajar


Karawang, MajalahPerjuangan.com – Aula Kantor Kecamatan Rawamerta siang itu, Rabu (11/2/2026), tampak lebih berwarna. Di antara deretan seragam dinas dan batik khas pejabat daerah, terselip wajah-wajah muda yang membawa keresahan sekaligus harapan besar. Mereka bukan sekadar penggembira, melainkan pemilik masa depan yang sedang menagih ruang dalam pembangunan.


Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2027 kali ini memang terasa berbeda. Mengusung tema besar "Penyediaan Infrastruktur Konektivitas Wilayah Yang Berkualitas, Merata Dan Terintegrasi", forum ini menjadi panggung bagi Kania Fajrina, Ketua Forum Anak Rawamerta (FAR), untuk menyuarakan isi hati generasinya.


Pemerintah Kecamatan bersama Forum Anak Rawamerta Siap Wujudkan Karawang Maju. 


Bukan Sekadar Angka, Tapi Akses

Di hadapan para wakil rakyat dari Dapil II—seperti H. Asep Syarifudin, H. Karsim, dan Neneng Siti Fatimah—serta jajaran birokrat dari Bappeda hingga Dinas PUPR, Kania tampil lugas. Baginya, pembangunan bukan hanya soal beton dan aspal, melainkan tentang konektivitas yang memanusiakan.


"Dalam Musrenbang ini, kami menyampaikan enam poin aspirasi. Fokus utamanya adalah transformasi digital dan transportasi publik," ujar Kania yang kini duduk di bangku kelas XII IPS1 SMA Negeri 1 Rawamerta ini, dengan nada tenang namun tegas.


Kania menyoroti bagaimana jurang digital masih terasa di pelosok desa. Di era di mana pendidikan dan ekonomi sudah berpindah ke layar ponsel, akses internet yang mumpuni bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan dasar.


"Kami berharap ada program pemerataan akses internet. Ini penting, bukan hanya untuk kami belajar, tapi juga untuk menggerakkan ekonomi digital di desa," lanjut aktivis organisasi pelajar dan baru saja purna bhakti dari jabatan Ketua OSIS periode 2024/2025 ini. 


Asa di Jalur Transportasi

Tak hanya soal dunia maya, Kania juga memotret realita di jalanan Rawamerta. Ia mengusulkan pengembangan transportasi publik yang terjangkau hingga ke pelosok desa. Sebuah usulan yang berangkat dari keprihatinan atas tingginya ketergantungan pelajar pada kendaraan pribadi, yang seringkali berisiko bagi keselamatan dan beban ekonomi keluarga.


"Transportasi publik yang terintegrasi akan sangat membantu pelajar. Kami ingin ke sekolah dengan aman tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi," tambah Kania.


Sinkronisasi Harapan

Gayung bersambut, pelaksanaan Musrenbang ini merupakan amanat Surat Edaran Bupati Karawang Nomor 134 Tahun 2026. Tujuannya jelas: menyelaraskan program pemerintah dengan kebutuhan riil di lapangan. Kehadiran berbagai elemen, mulai dari Kapolsek, Danramil, hingga para kepala desa dan tokoh masyarakat, menunjukkan bahwa pembangunan Karawang 2027 sedang disusun dengan semangat gotong royong.


Langkah Kania dan Forum Anak Rawamerta adalah pengingat bagi kita semua: bahwa di balik angka-angka anggaran dan perencanaan teknis, ada impian anak-anak muda yang ingin tumbuh di tanah kelahiran yang modern tanpa kehilangan jati diri pedesaannya.


Kini, bola panas ada di tangan para pengambil kebijakan. Apakah enam poin aspirasi itu akan mewujud dalam aspal yang halus dan sinyal yang kuat, atau sekadar menjadi catatan dalam notulensi rapat? Warga Rawamerta, terutama para pelajarnya, menanti bukti nyata.***


Foto: Dok. Kecamatan Rawamerta. 

Editor: Ahmad Hasan S. 


0 Komentar