Sertijab Camat Rawamerta: Momentum Memutus Sekat Birokrasi dan Memperkuat Kemitraan


Karawang, MajalahPerjuangan.com —
Estafet kepemimpinan di tingkat kecamatan bukan sekadar urusan serah terima jabatan di atas kertas. Di balik seremonial tersebut, ada denyut harapan warga yang menginginkan keberlanjutan pembangunan dan penguatan sinergi yang lebih membumi.


Aura pembaruan itu terasa kental di Aula Kecamatan Rawamerta, Selasa (6/1/2026). Pagi itu, jabatan Camat Rawamerta resmi beralih dari Angga Satria Atmaja, S.IP, kepada Dadan Nurdiansyah, S.IP, M.Kesos. Bersamaan dengan itu, tongkat estafet kepemimpinan Tim Penggerak PKK Kecamatan juga berpindah dari Ny. Elva Angga kepada Ny. Nia Nurdiansyah.




Transisi dan Rekam Jejak
Angga Satria Atmaja, yang kini dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Dinas pada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Karawang, meninggalkan jejak kinerja yang diakui masyarakat. Di sisi lain, kehadiran Dadan Nurdiansyah membawa angin segar. Berbekal pengalaman sebagai Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bappeda Karawang, Dadan diharapkan mampu membawa perspektif perencanaan pembangunan yang lebih strategis dan terukur bagi Rawamerta.


Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda mulai dari Kapolsek hingga Danramil, serta elemen masyarakat yang beragam—mulai dari kepala desa, Forum UMKM, HIMPAUDI, hingga Forum Anak Remaja. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan bahwa Rawamerta adalah wilayah yang kaya akan modal sosial.


Menagih Sinergi, Menjemput Transparansi
Namun, di balik suasana hangat penuh kekeluargaan tersebut, terselip pesan kritis dari tokoh masyarakat setempat. Pergantian pemimpin adalah momentum untuk mengevaluasi sekaligus mengakselerasi program yang sempat tertunda.


"Harapannya, Camat yang baru bisa melanjutkan jejak kinerja yang sudah baik. Namun, lebih dari itu, tantangannya adalah bagaimana meningkatkan sinergitas dengan Forum Pimpinan Tingkat Kecamatan (Forkopimcam) dan mendorong kinerja pemerintahan desa agar lebih progresif," ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir.


Poin krusial yang ditekankan dalam pertemuan tersebut adalah soal keterbukaan informasi. Kepemimpinan baru ditantang untuk membangun kemitraan yang lebih solid dengan awak media. Jurnalis bukan sekadar pelapor berita, melainkan mitra strategis untuk mendiseminasikan program pemerintah dan memastikan hasil pembangunan benar-benar sampai ke telinga serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.


Harapan pada Pemberdayaan Keluarga

Pelantikan Ketua TP PKK yang baru juga menjadi sorotan. PKK bukan sekadar organisasi pendamping, melainkan garda terdepan dalam isu-isu krusial seperti penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan pendidikan anak usia dini. Dengan sinergi antara Camat dan PKK, Rawamerta diharapkan mampu menjadi kecamatan yang lebih inklusif dan ramah terhadap keluarga.


Kini, tugas berat namun mulia menanti Dadan Nurdiansyah dan Ny. Dadan Nurdiansyah. Rawamerta menunggu aksi nyata, bukan sekadar janji di podium. Karena pada akhirnya, keberhasilan seorang pemimpin daerah diukur dari seberapa besar perubahan positif yang dirasakan warga di gang-gang desa, bukan hanya dari rapinya laporan administratif di meja kantor.***


Laporan: Hamid/Mat

Editor: Ahmad Hasan

0 Komentar