![]() |
| Pentas Seni Tari, pembukaan Gebyar Lomba, Tingkat SMP se-Komisariat Telukjambe. |
Karawang, MajalahPerjuangan.com – Sebanyak 1.746 siswa dan siswi dari 43 SMP negeri dan swasta di Karawang tumpah ruah dalam semangat kompetisi yang ceria. Pada Selasa (16/12/2025) pagi, halaman SMP Negeri 2 Telukjambe Timur menjadi saksi pembukaan akbar Gebyar Lomba yang merangkum empat ajang kreativitas dan olahraga sekaligus.
.
Acara yang kini digelar terintegrasi ini, berlangsung selama dua hari (16-17 Desember 2025), menguji bakat peserta dalam berbagai kategori: MKKS CUP (Bola Voli, Bola Basket, dan Futsal), FLS3N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional), PENTAS PAI (Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam), dan FTBI (Festival Tunas Bahasa Ibu).
![]() |
| Ketua Panitia Pelaksana, Badrudin, S.Ag. |
Semangat Baru dalam Satu Atap
Kegiatan dibuka tepat pukul 09.00 WIB dalam suasana yang hangat dan penuh optimisme. Ketua Panitia Pelaksana, Badrudin, S.Ag., yang juga guru dari SMPN 2 Telukjambe Barat, menyambut dengan penuh syukur.
"Alhamdulillah, di pagi yang cerah ini, kita dapat melaksanakan kegiatan rutin tahunan demi membangun kreativitas anak didik kita. Semoga melalui ajang ini, mereka menjadi putera puteri terbaik Indonesia," ujarnya.
![]() |
| Suri Andana, S. Pd., M. Pd., Kepala SMP Negeri 2 Telukjambe. |
Penyelenggaraan yang menyatukan empat kategori ini menjadi sorotan utama. Suri Andana, S. Pd., M. Pd., Kepala SMP Negeri 2 Telukjambe dan tuan rumah acara, menyampaikan kegembiraan atas sinergi ini.
"Selamat datang, dan selamat berkompetisi. Mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan. Dulu, empat kategori lomba ini digelar dengan waktu dan lokasi berbeda-beda. Alhamdulillah, saat ini bisa digelar secara bersama-sama, sehingga menambah semangat dan keceriaan para peserta lomba," tutur Suri.
![]() |
| Ketua Komisariat SMP Telukjambe, H. Suryono, S. Pd., M. Pd., |
Bukan Sekadar Hadir, Tapi Berjuang Meraih Juara
Meskipun merayakan kebersamaan, ada harapan besar yang disematkan pada setiap peserta. Ketua Komisariat SMP Telukjambe, H. Suryono, S. Pd., M. Pd., memberikan motivasi sekaligus tantangan.
"Kami berharap, para peserta dari sekolah yang ikut dalam gebyar lomba ini, tidak sekadar hadir. Sekolah harus memiliki motivasi agar anak didik bisa tampil meraih juara. Karena selama ini, yang meraih kejuaraan selalu sekolah yang itu lagi, itu lagi, tidak pernah bergeser," tegas H. Suryono, memicu sekolah-sekolah lain untuk unjuk gigi.
![]() |
| Kabid GTK Disdikpora Kab. Karawang, H. Musa Mulyana Atmaja. |
Kawah Candradimuka Pendidikan
Apresiasi tinggi datang dari jajaran pemerintah daerah. Kepala Disdikpora Karawang yang berhalangan hadir diwakili oleh H. Musa Mulyana Atmaja, Kabid GTK. Setelah menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala Disdikpora, H. Musa mencairkan suasana dengan sebuah pantun ceria yang disambut tepuk tangan meriah:
"Matahari terbit belumlah tinggi, hati berdebar menunggu pacar. Semoga MKKS CUP, FLS3N, PENTAS PAI, dan FTBI berjalan sukses dan lancar."
.
Lebih dari sekadar tawa, H. Musa menanamkan nilai-nilai luhur di balik ajang kompetisi ini.
"Bapak dan ibu, ada bocoran nich. Jangan kasih tahu siapa-siapa yach. Sejatinya, kegiatan ini adalah Kawah Candradimuka-nya Pendidikan di Kabupaten Karawang. Semua anak didik belajar tentang sportivitas tinggi," bisiknya.
.
Ia menekankan bahwa perjuangan adalah inti dari prestasi. "Kalau anak meraih juara, anak itu memang layak jadi juara. Tetapi kalau anak tidak meraih juara, anak itu tetap berjiwa legowo (berlapang dada). Prestasi juara itu tidak bisa dibeli, dan harus digenggam melalui proses perjuangan dengan jiwa sportivitas," pungkas H. Musa, menutup sesi pembukaan dengan pesan inspiratif.
.
Pembukaan ini dihadiri pula oleh Kasi PAI Kemenag Karawang, Pengurus MKKS SMP Komisariat Telukjambe, para Pengawas, para Kepala SMP Negeri/Swasta se-Komisariat Telukjambe, serta para guru pembina dan peserta lomba. Seluruh hadirin siap menyaksikan lahirnya talenta-talenta baru Karawang yang berprestasi dan berjiwa besar.
Laporan: Daryadi.
Editor: Ahmad Hasan.





0 Komentar