Karawang, MajalahPerjuangan.com — Ratusan guru, siswa, dan masyarakat tumpah ruah di halaman kantor Kecamatan Rawamerta, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (15/11).
Mereka hadir bukan sekadar untuk berolah raga, melainkan merayakan pesta inspiratif para pahlawan tanpa tanda jasa dalam Gebyar Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke-80 tahun 2025.
Mengusung tema nasional yang penuh makna, "Guru Bermutu Indonesia Maju: Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas," perayaan ini menjadi refleksi nyata betapa sentralnya peran guru dalam membangun fondasi sumber daya manusia yang berkualitas bagi masa depan bangsa.
Puncak Perayaan dengan Semangat Kebersamaan
Ketua PGRI Rawamerta, Ervan Hendar Firmansyah, S.Pd, menjelaskan bahwa puncak peringatan HUT PGRI tahun ini adalah Gebyar Jalan Santai yang dilaksanakan pada hari ini, Sabtu 15 November 2025.
"Rangkaian kegiatan sudah kami mulai sejak 7 November. Ada Lomba Inovasi Guru yang mengasah kreativitas, perlombaan Olahraga Tradisional (Oltrad), Lomba Bola Volly yang mempererat kekompakan, hingga ziarah ke makam tokoh agama dan pendidikan Rawamerta, Kiyai H. Busyaeri, sebagai wujud penghormatan," ujar Ervan dengan nada bangga.
Acara puncak yang dihadiri oleh Plt Camat, Korwilcambidik, jajaran pengurus PGRI, para guru, serta ratusan siswa-siswi dari tingkat SD, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA ini terasa istimewa. Kebahagiaan terpancar dari wajah para peserta yang berjalan santai di bawah suasana alam yang cerah.
"Alhamdulillah, meski rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan sederhana, acara HUT PGRI tahun ini berjalan aman dan lancar. Kami bersyukur, bahkan alam pun mendukung dengan cuaca yang cerah dan tidak turun hujan," tambahnya.
Harapan untuk Solidaritas dan Prestasi di Masa Depan
Di akhir acara, Ervan Hendar Firmansyah menyampaikan harapan yang membakar semangat seluruh anggota PGRI Rawamerta. Ia menekankan pentingnya persatuan dan terus bersemangat dalam berkarya.
"Saya berharap, kegiatan HUT PGRI ini bisa dilaksanakan kembali tahun depan. Semoga seluruh anggota PGRI dari PAUD hingga MA, tetap solid, tetap semangat dalam mengukir prestasi di satuan pendidikan masing-masing," pungkasnya.
Pesan ini bukan hanya seruan, melainkan janji kolektif untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Rawamerta. Gebyar Jalan Santai ini menjadi penutup yang hangat dan menginspirasi, menegaskan bahwa para guru di Rawamerta siap menjadi motor penggerak terwujudnya cita-cita luhur Indonesia Emas.
(Mat/Ahass).
.


0 Komentar