Karawang Sambut Kedelai Cerdas: Dari Insting ke Data Akurat Berkat Soysmart 360

Budidaya dan Pengukuran Unsur Hara Kedelai dengan Teknologi Soysmart 360 di Tirtamulya. 

Karawang, MajalahPerjuangan.com
– Asa baru membuncah di tengah hamparan sawah Kabupaten Karawang. Potensi budidaya kedelai, komoditas strategis nasional, kini didorong ke level berikutnya. Hari ini, Selasa (25/11/2025), Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Karawang sukses menggelar Bimbingan Teknis Budidaya Kedelai di Kecamatan Tirtamulya.


Kegiatan ini jauh dari kesan kaku. Dengan mengusung tema progresif, "Budidaya Kedelai dan Pengukuran Unsur Hara Kedelai dengan Teknologi Soysmart 360," para petani diajak melompat ke masa depan pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan. Ini adalah ajakan untuk bertani dengan hati, tetapi juga dengan akal dan teknologi.




Inovasi dari Kampus Turun ke Lahan

Suasana pelatihan terasa hangat dan penuh antusiasme. Tiga akademisi hadir membawa inovasi langsung dari kampus: Prof. Dr. Ir. H. Ai Komariah, M.Si. dan Romiyadi, SP., MP. dari Universitas Winaya Mukti, serta Dr. Ida Marina, MP. dari Universitas Majalengka.


Puncak inspirasi hari itu adalah pengenalan sekaligus praktik langsung teknologi canggih bernama Soysmart 360.


"Ini terobosan yang luar biasa," ujar salah seorang peserta dengan wajah berbinar. "Bertani itu kini bukan hanya mengandalkan insting, tapi juga data yang akurat. Kami bisa tahu persis apa kebutuhan tanah kami."


Soysmart 360 adalah alat pengukuran unsur hara yang dirancang ramah lingkungan karena ditenagai oleh energi surya. Kehebatannya terletak pada kemampuannya mengirimkan data hasil pengukuran kondisi tanah secara nirkabel ke ponsel atau laptop petani. Dengan data real-time ini, keputusan pemupukan dan perawatan dapat diambil secara presisi, sehingga mengurangi pemborosan biaya dan meningkatkan kualitas panen.


Pesan Kepala DPKP: Petani Adalah Pahlawan Modern

Langkah DPKP Karawang memperkenalkan inovasi ini mendapat apresiasi luas karena budidaya kedelai memiliki peran vital dalam mewujudkan ketahanan pangan. Ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/11) sore ini, Kepala DPKP Kabupaten Karawang, Drs. H. Rohman, M.Si., menyampaikan komitmen penuh.


"Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran DPKP, khususnya Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura. Kegiatan ini adalah bukti komitmen kita membawa pertanian Karawang menuju era yang lebih modern dan presisi," tegas Drs. Rohman.


Kepada jajarannya, ia berpesan keras untuk tidak berhenti berinovasi dan memastikan transfer ilmu teknologi berjalan lancar. "Tugas kita tidak berhenti setelah Bimtek selesai. Jadilah mitra terbaik petani. Dampingi mereka secara intensif, dan mari kita jadikan presisi sebagai standar baru dalam pelayanan kita," imbuhnya, menekankan pentingnya bekerja berdasarkan data dari Soysmart 360.


Kepada para petani, Drs. Rohman menyampaikan pesan yang sangat inspiratif.


"Bapak dan Ibu petani, para pahlawan pangan sejati, saya sangat bangga dengan semangat petani dalam menyambut inovasi ini. Rangkul teknologi Soysmart 360! Alat ini akan membuat pekerjaan Anda menjadi lebih mudah, efisien, dan menguntungkan. Bertani kini didukung oleh ilmu pengetahuan dan data valid," ujarnya.


Ia menutup dengan ajakan kolaborasi, memastikan DPKP Karawang akan terus mendukung penuh langkah petani menuju Swasembada Pangan Mandiri. Karawang hari ini membuktikan, pertanian dan teknologi dapat berjalan beriringan, menghasilkan panen yang tidak hanya melimpah, tetapi juga berkelanjutan.



(Ahass). 

0 Komentar