DPKP Karawang Mantapkan Target Tanam November, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat


Karawang, MajalahPerjuangan.com
— Upaya menjaga ketahanan pangan daerah kembali ditegaskan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaporan Perkembangan Luas Tambah Tanam (LTT) komoditas padi dan jagung bersama para Kepala UPTD Pengelola Pertanian Kecamatan se-Karawang, Rabu (26/11/2025).


Rakor yang digelar oleh Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura ini menjadi ruang konsolidasi penting, terutama terkait upaya mencapai target tanam November seluas 19.838 hektare. Dalam arahannya, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Mahmud, S.PT, menekankan bahwa kesesuaian antara luas tanam dan luas panen tidak hanya menyangkut akurasi data, tetapi juga keberhasilan strategi jangka panjang.



“Penetapan dan pengamanan target LTT adalah bentuk mitigasi hambatan di lapangan. Dengan pemetaan jadwal tanam yang tepat, kita bisa mengurai kendala sebelum menjadi masalah besar,” jelas Mahmud.


Rakor ini turut melibatkan mitra strategis, mulai dari Kodim 0604/Karawang, PJT II Karawang, Koordinator POPT, hingga BRMP Lembang, yang selama ini berperan dalam pengawalan produksi, pengendalian organisme pengganggu tanaman, serta penyediaan dukungan teknis dan air irigasi.



Saat ditemui wartawan, Kepala DPKP Karawang, Drs. H. Rohman, M.Si., memberikan apresiasi atas pelaksanaan rakor tersebut. Ia menyebut koordinasi lintas sektor adalah kunci agar Karawang tetap berdiri sebagai salah satu lumbung pangan nasional.


“Target 19.838 hektare bukan sekadar angka. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlanjutan pangan masyarakat Karawang dan Indonesia. Saya meminta seluruh jajaran memperkuat komunikasi, menyajikan data akurat, dan segera merespons setiap kendala lapangan,” ujarnya.


Rohman juga menegaskan pentingnya semangat pelayanan. Menurutnya, petugas pertanian harus terus hadir di tengah petani, mendengar kebutuhan mereka, dan memberikan solusi yang membumi. “Pertanian adalah kerja kemanusiaan. Setiap hektare yang ditanam hari ini adalah harapan untuk generasi berikutnya,” tambahnya.


Dengan soliditas yang dibangun melalui rakor ini, DPKP Karawang optimistis target tanam November dapat tercapai. Lebih dari itu, kerja terpadu antara pemerintah, penyuluh, mitra teknis, dan petani diyakini menjadi fondasi utama untuk menguatkan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.



(Hamid/Ahass). 


0 Komentar