![]() |
| Sekda Kab.Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., MP, bersama Kepala BPKSDM Karawang, dalam Rakornas BKN tahun 2025 di Jakarta. |
Jakarta, MajalahPerjuangan.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia kini menghadapi panggilan serius untuk bertransformasi. Bukan lagi sekadar administrator, mereka dituntut menjadi motor penggerak nyata agenda prioritas nasional, atau yang disebut "Asta Cita."
Komitmen ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Kepegawaian Negara (BKN) 2025 di Jakarta, yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., MP, bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Karawang.
Asta Cita dan Implikasinya Bagi ASN :
1. Membangun Manusia Indonesia yang Sehat, Cerdas, dan Berdaya Saing
2. Mengentaskan Kemiskinan dan Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat
3. Transformasi Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
4. Reformasi Hukum, Birokrasi, dan Tata Kelola Pemerintahan
5. Infrastruktur yang Merata dan Berkelanjutan
6. Ketahanan Pangan, Energi, dan Sumber Daya Alam
7. Pemerataan Pembangunan Daerah dan Penguatan Desa
8. Penguatan Demokrasi, Stabilitas, dan Pelayanan Publik
![]() |
| Zudan Arif Fakrulloh - Kepala BKN (Foto Capture YouTube BKN). |
Mengusung tema "ASN Bergerak Bersama Wujudkan Asta Cita," Rakornas ini menjadi momentum untuk menguatkan kolaborasi dan meningkatkan kapasitas digital ASN. Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., secara lugas mengajak seluruh pengelola kepegawaian untuk meninggalkan fokus administratif.
"Kita harus bergerak lebih banyak ke substantif," tegas Zudan, mengingat jumlah ASN yang kini mencapai lebih dari 5,5 juta jiwa. Menurutnya, dimensi skill, knowledge, dan attitude seluruh ASN harus diorkestrasi untuk mewujudkan delapan poin Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari pembangunan SDM yang cerdas, pengentasan kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan daerah.
Orkestrasi Data Talenta
Zudan menitipkan pesan untuk menjaga "orkestrasi tata kelola kepegawaian" agar tujuan pembangunan dapat terwujud. Salah satu kunci percepatan adalah pemanfaatan data talenta ASN sebagai dasar pengambilan keputusan. Hal ini memastikan mobilitas talenta menjadi adaptif, responsif, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan program prioritas bangsa.
Kehadiran Sekda Karawang dalam forum ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menyelaraskan diri dengan visi nasional. ASN di daerah didorong untuk aktif mewujudkan visi-misi kepala daerahnya sembari memastikan kontribusi nyata bagi NKRI.
Acara yang dipandu MC kondang Choki Sitohang tersebut juga menjadi saksi penyerahan BKN Award 2025. Penghargaan ini merupakan apresiasi tertinggi bagi instansi pusat dan daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan manajemen ASN, menjadi simbol pengakuan terhadap komitmen penerapan Sistem Merit dan Reformasi Birokrasi berkelanjutan. Ini adalah pengakuan bahwa dedikasi ASN terbaik akan selalu diapresiasi, dan pada akhirnya, rakyat yang merasakan manfaatnya.
Sumber: prokompimkabkarawang
Editor: Ahass


0 Komentar